Sejarah Peranan Umat Islam Di Indonesia
Agama dan umat islam sangat mewarnai kehidupan masyarakat Republic of Indonesia diberbagai bidang khususnya di bidang sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Secara rincian akan di jelaskan sebagai berikut.
Di antara karya sastra tersebut adalah:
1. Sosial, Politik, dan Ekonomi
Di antara peranan umat Islam dalam bidang ini adalah:
- Pada masa pemerintahan Kerajaan Samudera Pasai terjadi perkembangan yang cukup pesat dalam hal pemerintahan. Raja Samudera Pasai (Sultan Nazimuddin Al-Kamil) meletakkan dasar-dasar pemerintahan Kerajaan Samudera Pasai dengan landasan hukum Islam.
- Perkembangan Kerajaan Samudera Pasai ditunjang dengan diberlakukannya hukum Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
- Masyarakat Aceh hidup dengan dua dasar hukum kemasyarakatan yaitu adat istiadat dan pedoman Islam.
- Demak menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa dan wilayah kepingan Timur.
- Demak menyerang Malaka dari Selat Sunda, pantai barat Sumatra, Aceh, dan Selat Malaka.
- Kehidupan masyarakat Demak tetap diatur oleh hukum Islam yang berlaku dan sebagian lainnya tetap bertahan dengan budaya sebelumnya.
- Demak membangun reason perekonomian di bidang pertanian yang menghasilkan beras. Demak menjalin korelasi dengan kota-kota pelabuhan ibarat Malaka dan Makasar.
- Sejak berkembangnya Islam di Banten, masyarakat Banten menganut tatanan Islam. Kelompok masyarakat yang menolak tatanan Islam tersebut menyingkir ke pedalaman Banten Selatan yang kemudian dikenal dengan suku Badui.
- Sebagaimana kerajaan Islam yang lain, Kerajaan Makassar menerapkan hukum Islam.
2. Kebudayaan
Berdasarkan peninggalan-peninggalan sejarah Islam di Indonesia, mampu diketahui bahwa umat islam berperan besar dalam kehidupan berbudaya. Hal tersebut mampu dilihat dari beragam bentuk peninggalan budayanya, antara lain:
- Dalam bentuk masjid yang umumnya merupakan perpaduan kebudayaan Islam dengan kebudayaan setempat. Masjid yang terbesar di wilayah Republic of Indonesia yaitu Masjid Demak di Demak (Jawa Tengah), Masjid Indraputra di Aceh, Masjid Sunan Kudus di Kudus (Jawa Tengah), dan Masjid Sunan Ampel di Ampel.
- Dalam bentuk keraton, ibarat Keraton Kaibon di Banten, Kasepuhan Cirebon di Cirebon (Jawa Barat), Keraton Solo di Solo, dan Keraton Kasultanan di Yogyakarta.
- Dalam bentuk makam, ibarat Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik (Jawa Timur), komplek makam di Mesjid Demak, makam Islam di Tallo, dan lain-lain.
- Dalam bentuk karya sastra.
Di antara karya sastra tersebut adalah:
- Karya sastra berupa syair (Syair Perahu oleh Hamzah Fansuri), syair sejarah (Syair Kompeni Walanda), syair Perang Banjarmasin, syair fiksi (Syair Ken Tambunan, ikan Terubuk, dan Syair Abdul muluk).
- Kitab, yang memuat pedoman budi pekerti (nitisastra). Niti Sruti, Kitab Manik Maya, Kitab Anbia Astabrata, Kitab Susana Sunu, dan Kitab perihal pemerintahan.
- Hikayat, yang memuat hikayat raja-raja Pasai, Hikayat Bayan Budiman, Hikayat Bayan Bakhtiar, dan Hikayat Jauhar Manikam.
- Bidang seni, yaitu seni pertunjukan wayang kulit, seni abjad tabrakan pena Arab-Melayu (tidak Menggunakan harakat), seni kaligrafi, seni pahat, dan seni ukir.
- Akulturasi dan akumulasi kebudayaan, antara lain kebudayaan Islam dan kebudayaan masyarakat setempat.
Nah itu lah pembahasan perihal Sejarah Peranan Umat Islam di Indonesia, agar pembahasan ini mampu menambah wawasan dan membantu teman-teman untuk memudahkan pembelajaran.
Belum ada Komentar untuk "Sejarah Peranan Umat Islam Di Indonesia"
Posting Komentar